15+ Ide Usaha Rumahan - Macam-macam Pekerjaan Offline dari Rumah (Terbaru 2021)

15+ Ide Usaha Rumahan - Macam-macam Pekerjaan Offline dari Rumah - Assalamu’alaikum, selamat datang di AwResume. Dalam artikel kali ini, saya akan membahas mengenai macam-macam Pekerjaan Offline yang bisa dilakukan di rumah. Dengan kata lain, Ide Usaha Rumahan Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Rumah. Kenapa saya menulis ini? Karena tidak semua pekerjaan online saja yang dapat teman-teman lakukan di rumah.

Mungkin saja, teman-teman lebih tertarik melakukan usaha rumahan secara offline (luring) daripada usaha online. Atau ingin membuka usaha sampingan lain di rumah. Semua tergantung teman-teman.

Daftar Isi

Nah, sekarang, apa saja sih kelebihan punya usaha offline dari rumah?

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Bekerja dari Rumah

Ide Usaha Rumahan
Ilustrasi Usaha Rumahan

Kelebihan Menjalankan Usaha Offline di Rumah

Masing-masing usaha memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, baik itu pekerjaan online atau offline.

Jika dalam pekerjaan online kita memerlukan gawai (gadget) sebagai penunjang pekerjaan, yang mungkin harganya cukup mahal, jika dalam pekerjaan offline teman-teman tidak selalu bergantung pada gawai.

Lebih bersosialisasi dengan orang lain. Karena, jika mengerjakan usaha offline, teman-teman akan berhadapan langsung dengan orang lain, baik itu pelanggan teman-teman, atau klien teman-teman. Tidak hanya chat melalui internet saja.

Tidak dicurigai tetangga. Seperti yang saya katakan di artikel Kelebihan dan Kekurangan Bekerja di Rumah, bahwa mungkin saja tetangga bisa heran bahkan curiga kenapa bisa berpenghasilan padahal tidak kerja ke luar, namun, jika membuka usaha offline tentu teman-teman akan membuat usaha teman-teman terlihat oleh orang lain. Jadi, insyaAllah, tidak akan dikira ngepet atau melihara tuyul. Hehe.

Bisa membuka usaha apa saja sesuai kelebihan dan kemampuan teman-teman.

Tidak terikat oleh kontrak kerja. Sehingga, teman-teman bisa membuka usaha kapanpun teman-teman mau. Bahkan bisa istirahat kapanpun di sela-sela pekerjaan.

Teman-teman adalah BOSnya. Ya, karena umumnya usaha offline adalah usaha yang dikerjakan mandiri, teman-teman akan menjadi bos bagi diri sendiri. Bahkan, bisa menjadi bos bagi karyawan teman-teman, jika memerlukan karyawan ketika sudah mulai repot dalam usahanya.

Itu beberapa kelebihan yang bisa teman-teman rasakan ketika membuka usaha secara offline di rumah. Mungkin masih banyak kelebihan lainnya yang nanti akan teman-teman rasakan setelah menjalankannya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Berjualan Online dari Rumah

Kekurangan Menjalankan Usaha Offline di Rumah

Selain kelebihan-kelebihan yang saya sebutkan, ada juga kekurangan yang mungkin akan teman-teman rasakan setelah menjalankan pekerjaan ini.

Modal. Untuk membuka usaha offline tentu memerlukan modal untuk membeli perlengkapan penunjang. Besar kecilnya modal bergantung usaha yang akan teman-teman jalani.

Kadang ada yang memandang sebelah mata. Mungkin agak menjengkelkan, tapi dalam hati orang lain mungkin saja ada hasad seperti ini. Apalagi jika teman-teman tamatan universitas, apalagi yang terkenal. Bisa saja ada yang ngomongin teman-teman di belakang, biasanya keluarga yang lebih tua. Tapi, saya harap jangan sekali-kali ada pikiran seperti itu kepada siapapun. Jalani saja sepenuh hati, insyaAllah, Allah yang Maha Pemberi Rezeki yang memberi rezeki kepada kita. Bahkan, jika teman-teman mendengar secara langsung, sama sekali jangan di ambil hati. Nikmati prosesnya dan tawakkal. Serahkan semua pada Yang Memberikan Rezeki.

Pendapatan tidak menentu. Ya, mungkin ini akan menjadi pertimbangan di awal. Memang, di awal pendapatan kita mungkin belum seberapa. Tapi, jika ditekuni terus, InsyaAllah teman-teman bisa mendapatkan pola dan mempelajari kesalahannya untuk memperbaiki yang kurang. Serahkan kepada Sang Pemberi Rezeki.

Itu saja mungkin kekurangan memiliki usaha dari rumah menurut saya. Mungkin teman-teman akan menemukan kekurangan lainnya. Tapi, jangan menyerah dan tetap tekuni usaha teman-teman.

Nah, sekarang, apa saja ide usaha offline yang bisa teman-teman lakukan?

ide usaha di rumah
Ilustrasi Bengkel di Rumah

Ide Usaha Offline dari Rumah

Jualan Makanan. Teman-teman bisa memulai usaha jualan makanan dari rumah saja. Bisa membuka warung makan seperti warteg (apalagi jika rumah teman-teman dekat dengan kampus, area kos-kosan, atau perkantoran, jika teman-teman bisa memberikan harga yang murah, insyaAllah jualan teman-teman bisa laris), menjual bubur pada pagi hari, atau menjual makanan kecil dan jajanan pasar pagi hari. Bahkan, teman-teman bisa membuaka katering dan memerima pesanan makanan. Bisa juga, ketika menjelang Idul Fitri teman-teman memuka usaha menjual kue-kue lebaran.

Baca Juga: 15+ Cara Dapat Uang dari Internet

Membuka bengkel. Bisa berupa bengkel mobil, motor, sepeda, atau bengkel mesin. Semua tergantung keahlian teman-teman.

Membuka jasa servis. Jika teman-teman memiliki keahlian di bidang elektronik, komputer, atau smartphone, teman-teman bisa membuka jasa servis dari rumah. Misalnya, teman-teman bisa membuka jasa install ulang komputer, jasa memperbaiki handphone bootloop, jasa flashing handphone, memperbaiki alat elektronik rumah tangga, dan lainnya.

Membuka konter pulsa dan kuota handphone. Usaha ini bisa menjadi alternatif usaha teman-teman dari rumah. Di zaman sekarang, kuota merupakan hal yang vital dan sangat dibutuhkan semua orang. Manfaatkan peluang ini untuk mendulang uang.

Membuka warung atau toko kelontong. Membuka warung atau toko merupakan salah satu usaha rumahan yang populer juga. Jika membuka toko memerlukan modal yang cukup besar, teman-teman bisa memulainya dengan membuka warung kecil-kecilan.

Membuka swalayan. Jika teman-teman memiliki modal yang banyak dan lahan atau ruang kosong yang cukup besar di rumah, teman-teman bisa membuka swalayan atau minimarket di rumah.

Berjualan pakaian. Seperti ide berjualan lainnya, berjualan pakaian bisa menjadi inspirasi teman-teman untuk berjualan di rumah. Teman-teman bisa menjual pakaian musiman kepada tetangga, misal baju muslim ketika mendekati hari raya idul fitri, pakaian bayi, atau pakaian umum yang mungkin dicari banyak orang.

Menjual kerajinan. Contoh kerajinan yang bisa dibuat dari rumah di antaranya batik tulis, bros, bunga plastik, perhiasan dari manik-manik, tas dari plastik bekas yang dirangkai, anyaman, atau masih banyak lagi kerajinan yang bisa teman-teman buat. Semua sesuai keahlian dan kreativitas teman-teman sendiri.

Menjahit. Teman-teman yang memiliki keahlian menjahit juga bisa membuka jasa jahit di rumah. Atau, jika sedang tidak ada orderan, teman-teman bisa membuat barang jahitan kecil-kecilan yang bisa dijual seperti masker, tas dari kain perca, kerajinan jahit dari kain perca, daster, celana-celana oblong, atau apa saja yang bisa teman-teman buat dan ditawarkan ke kawan atau tetangga.

Jual beli handphone atau laptop. Teman-teman juga bisa melakukan bisnis jual beli handphone atau laptop bekas. Teman-teman bisa mencari handphone atau laptop bekas dan menawarnya dengan harga murah, lalu menjualnya kembali dengan memberi sedikit margin keuntungan.

Jual beli elektronik bekas. Sama seperti jual hanphone dan laptop bekas, teman-teman bisa membeli barang elektronik lain dan menjualnya kembali dengan mengambil keuntungan. Biasanya, barang elektronik yang sering dijual seperti ini adalah kulkas.

Jual beli kendaraan. Sistemnya juga sama seperti jual beli elektronik, teman-teman membeli dan menjualnya kembali. Namun, barang yang diperjualbelikan adalah kendaraan bermotor, atau bisa juga sepeda.

Membuka jasa makelar tanah atau properti. Jika teman-teman memiliki banyak relasi, teman-teman juga bisa membuka jasa makelar dengan membuat kantornya di rumah sendiri.

Bagi teman-teman yang berprofesi sebagai dokter atau bidan, teman-teman bisa membuka praktek di rumah sendiri. Yang jelas, teman-teman sudah memiliki izin resmi untuk membuka praktek.

Membuka jasa konsultan hukum. Bagi teman-teman lulusan hukum yang memiliki keahlian di bidang ini, tentu bisa juga membuka kantor jasa konsultan hukum di rumah sendiri.

Menulis buku. Menulis buku juga bisa menjadi salah satu contoh pekerjaan yang bisa dilakukan secara offline. Ketika sudah selesai, bisa teman-teman cetak ke percetakan dan dijual ke toko buku.

Penutup

Demikian Ide Usaha Offline dari Rumah versi saya. Sebenarnya mungkin masih banyak ide usaha lain yang bisa teman-teman lakukan, sesuai dengan keahlian teman-teman masing-masing. Saran saya, tetap manfaatkan promosi secara online untuk mengembangkan usaha teman-teman dan menjangkau calon customer yang lebih luas.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi teman-teman semua. Jangan lupa baca artikel lainnya tentang pekerjaan dari rumah, hanya di AwResume.

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan

Previous Post Next Post