Tips Penting Selama Bekerja di Appen

Tips Penting Selama Bekerja di Appen - Assalamu’alaikum, selamat datang di AwResume. Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan Tips-tips selama bekerja di Appen. Saya menulis ini terutama buat teman-teman yang ingin tau gambaran lebih jauh bagaimana rasanya kerja di Appen dan apa saja yang perlu diperhatikan dan jika teman-teman memutuskan untuk mendaftarkan diri bekerja di Appen.

Sebelumnya saya sudah menuliskan artikel tentang kerja di Appen, yaitu Kelebihan dan Kekurangan kerja di Appen, serta pengalaman saya selama mendaftarAppen sampai diterima dan mulai bekerja di Appen. Jika teman-teman ingin mencari tahu tentang Appen, alangkah baiknya jika teman-teman baca artikel-artikel saya tadi terlebih dahulu.

tips-kerja-di-appen
Tips Kerja di Appen

Sekarang, saya akan memberikan gambaran lebih detil tentang bekerja di Appen dan tips-tips nya. Tujuannya, agar teman-teman bisa tahu gambaran jika bekerja di Appen dan tahu apa yang perlu dipersiapkan dan daiperhatikan.

Daftar Isi

Tempat Kerja

Ketika bekerja sebagai kontraktor independen, baik itu di Appen, maupun penyedia pekerjaan kontraktor indepnden lainnya, kita tidak disediakan tempat kerja khusus. Kita diminta untuk bekerja di rumah masing-masing. Bahkan, dalam kebijakan, kita dilarang mengerjakan proyek Appen di tempat umum, seperti restoran, kampus, atau tempat umum lainnya, karena proyek yang dikerjakan di Appen bersifat confidential, atau rahasia (kertas soal ujian nasional yang ada tulisannya dokumen rahasia).

Beberapa proyek, terutama proyek besar akan membuat teman-teman menghabiskan waktu yang cukup lama di depan komputer. Maka, tips dari saya untuk tempat bekerja di antaranya:

Gunakan kursi yang nyaman dan memiliki sandaran. Kalau dana memungkinkan memang nyaman menggunakan kursi gaming. Namun, menggunaka kursi apapun juga bisa. Kalau dari saya, kalau bisa yang ada sandarannya. Karena jika kita sedang lelah, kita bisa sandaran sebentar untuk merilekskan pikiran, mata, dan tulang punggung.

Baca Juga: Pekerjaan Online Terbaik yang Terbukti Menghasilkan - Kontraktor Independen Appen dan Lionbridge

Gunakan meja dengan ketinggian yang pas dan ergonomis. Hindari menggunakan meja yang terlalu rendah agar kita tidak terlalu lama membungkuk. Hindari juga meja yang terlalu tinggi, yang terlalu membuat bahu kita terangkat. Karena akan membuat kita cepat merasa pegal. Gunakan meja yang pas, jika tangan kita terlipat bisa membentuk sudut siku-siku (terutama jika keyboard teman-teman diletakkan di atas meja).

Kalau bisa, usahakan dekat dengan jendela. Sebelumnya, saya bekerja di dalam ruangan yang tertutup dan tidak ada jendela. Rasanya sumpek dan cepat bosan. Lalu saya coba pindah ke ruang lain dan bikin setup dekat jendela, rasanya jauh lebih nyaman dan rileks, serta lebih segar dan tidak sumpek.

Usahakan jauh dari keramaian. Suasana yang tenang akan memuat kita rileks dalam menjalankan pekerjaan apapun. Meskipun tidak semua orang seperti itu, tapi saya merasakannya. Jika suasana ramai, kita akan mudah terdistraksi dengan kondisi sekitar.

Waktu Kerja

Beberapa proyek, terutama proyek besar, memiliki patokan waktu. Tapi patokannya adalah jumlah maksimal jam kerja tiap hari dan tiap pekan, sesuai dengan kebijakan proyek yang dijalankan. Biasanya, kita boleh tidak mencapai batas waktu maksimal, tapi kita dilarang melampaui jumlah maksimal jam kerja agar tidak diputus kontrak.

Selain tentang kebijakan jumlah jam kerja, yang perlu diperhatikan juga ialah bagaimana kita membagi waktu kerja untuk bekerja dan keluarga atau aktivitas lainnya, bahkan, jika kita memiliki dua proyek besar. Jangan sampai fokus kita hanya pada pekerjaan saja sampai lupa dengan keluarga. Mungkin, kalau belum menikah hal ini bukan masalah besar. Akan tetapi, jika sudah memiliki istri bahkan anak, perlu pengaturan waktu yang baik dalam bekerja.

Berikut beberapa tips yang bisa saya berikan mengenai waktu kerja, sesuai pengalaman saya:

Perhatikan zona waktu proyek. Karena ini perusahaan luar, tentu perhitungan waktu kebanyakan proyek mengikuti zona waktu luar. Kebanyakan, proyek di Appen mengikuti zona waktu Pacific Time PST. Teman-teman bisa cari perbandingan Zona waktu Indonesia (WIB, WITA, dan WIT) disandingkan dengan PST. Saya sarankan, catat di Excel atau tabel waktu, misal jam 00.00 PST sama dengan 15.00 WIB, jam 01.00 PST sama dengan 16.00 WIN, dan seterusnya untuk memudah membuat jadwal kerja, agar tidak kelebihan jam kerja atau kurang tidur.

Baca Juga: 15+ Cara Dapat Uang dari Internet

Karena sudah dicatat perbandingan zona waktu tadi, sekarang bisa kita lihat waktunya dengan lebih mudah. Perhatikan jumlah jam kerja maksimal proyek. Lalu tandai di tabel tadi jam yang kira-kira teman-teman tidak ada pekerjaan lain dan tidak mengganggu quality time dengan keluarga­.

mengatur-waktu-kerja-appen
Mengatur Waktu Kerja di Appen

Misal, jika maksimal per hari 4 jam kerja dan jam 00.00 PST nya adalah pukul 15.00 WIB, teman-teman bisa bekerja malam hari sekitar pukul 19.00 – 23.00 WIB, atau dini hari jam 03.00-07.00 WIB. Bisa juga dipisah misal 03.00 – 05.00 WIB lalu dilanjut 09.00-11.00 WIB. Yang penting, jangan sampai lebih dari pukul 15.00 WIB hari berikutnya.

Jangan lupakan aktivitas lain, misal jika masih bekerja jadi pegawai lain, atau jika masih kuliah. Jangan sampai lalai. Dan juga, jangan lupa waktu untuk keluarga, anak dan istri.

Peralatan

Sebenarnya, bekerja di Appen sebagai kontraktor independen tidak memerlukan peralatan khusus yang mahal-mahal. Saya pertama kerja hanya memiliki netbook murah Axioo Pico CJM, yang saya beli rusak Cuma 200ribuan (tergantung kondisi) lalu saya perbaiki sedikit. Tapi, zaman sekarang tentu laptop merupakan hal yang wajar banyak orang miliki. Manfaatkanlah laptop yang teman-teman punya, tidak perlu ganti yang mahal, jika belum bisa kebeli.

Baca Juga: Peralatan yang Dibutuhkan untuk Kerja Online dari Rumah

Selain laptop, peralatan penunjang yang saya pikir sangat berguna adalah mouse atau tetikus. Beberapa proyek memerlukan gerakan kursor yang banyak, sehingga penggunaan mouse amat sangat membantu.

Peralatan penunjang lainnya, tapi tidak wajib, yaitu monitor yang cukup lebar. Saya menggunakan monitor gaming 24 inch untuk membuat pandangan lebih nyaman dalam bekerja. Tapi, perlu diingat, ini tidak wajib bahkan tidak terlalu dibutuhkan. Teman-teman masih tetap bisa bekerja dengan monitor laptop sendiri. Bahkan, di awal bekerja saya menggunaka netbook hanya 10 inch. Meskipun kurang begitu nyaman karena kekecilan, tapi tetap fungsional.

Headset atau headphone. Ada beberapa proyek yang memerlukan headset dalam bekerja, yaitu contohnya proyek Transkripsi dan Penerjemah. Kita memerlukan headset agar kata-kata yang diucapkan terdengar lebih jelas. Jika ingin lebih nyaman, lebih enak menggunakan headphone.

Selalu Cek Email

Email adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam bekerja di Appen. Pemberitahuan akan ketersediaan pekerjaan akan selalu dikirimkan melalui email. Jika ada keluhan, kita bisa menghubungi projeck manager melalui halaman khusus di Appen dan akan menerima balasannya melalui email. Intinya, jangan lupa untuk mengecek email setiap harinya. Oleh karena itu, gunakan alamat email yang aktif untuk mendaftar Appen.

Tips dari saya, login juga email teman-teman di smartphone dan nyalakan notifikasinya. Tujuannya agar teman-teman tidak ketinggalan update terkini mengenai proyek yang sedang teman-teman jalankan, maupun email dari Appen.

Sabar, Bersyukur, dan Perbanyak Doa

Walaupun kita bisa diterima di proyek-proyek Appen yang besar dengan bayaran per jam, tapi tidak ada jaminan akan selalu ada pekerjaan yang melimpah. Kadang, di beberapa proyek besar, tidak ada job sama sekali selama hampir dua bulan. Hal ini sangat berpengaruh pada penghasilan, apalagi yang hanya memiliki satu proyek. Saya pernah mengalami hal seperti itu. Maka dari itu, kita harus mampu bersabar jika terjadi hal tidak diinginkan seperti itu. Selain itu, syukuri berapapun job yang ada dalm proyek, dengan cara menjalankan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Lalu, jangan lupa banyak berdoa agar bisa diberi job lebih banyak serta agar bisa diberi kelapangan untuk mensyukuri nikmat wakaupun sedikit.

Penutup

Demikianlah artikel tentang tips selama bekerja di Appen. Semua yang saya tulis adalah berdasarkan pengalaman saya pribadi selama 7 bulan bekerja di Appen. Semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman semua yang ingin memulai bekerja di Appen.

Jangan lupa bagikan kepada teman-teman yang lainnya jika artikel ini dirasa bermanfaat. Serta, jangan lupa baca artikel lainnya, hanya di AwResume.

 

2 Comments

Berkomentarlah dengan sopan

  1. wah.. ulasannya lengkap dan informatif. Menarik sekali. Apa Mas-nya masih bekerja di Appen? kira-kira proyek apa yang bagus diapply buat yang mau memulai bekerja di Appen? terima kasih

    ReplyDelete
  2. Saya sudah membaca terkait perjalanan anda bersama Appen di ke 3 artikel anda. Saya jadi tertarik untuk bergabung juga walau sebelumnya agak ragu karena aturan kontrak berbahasa inggris yang terlalu panjang.
    Jika tidak keberatan untuk menjawab, saya ingin bertanya,
    apakah anda masih menjadi kontraktor independen bersama appen?
    jika iya, mengapa anda masih setia menjalani kontrak?
    jika tidak, apa yang membuat anda berhenti?
    Terima kasih.

    ReplyDelete

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan

Previous Post Next Post